Mengenal Asuransi Jiwa Dan Jenis-Jenisnya


Di tengah-tengah munculnya wabah sekarang ini, kesehatan tentu saja menjadi hal yang penting untuk memperoleh perhatian lebih. Tetapi harus diingat ya Sobat, kesehatan bukan hanya penting untuk diperhatikan ketika wabah saja loh sobat! tetapi pada keadaan apapun penting untuk selalu memerhatikan kesehatan. Kerap kali beberapa hal yang tidak diharapkan bisa terjadi secara tidak diperhitungkan pada keluarga atau diri sendiri, misalkan terkena penyakit krusial sampai kecelakaan yang bisa saja mengakibatkan kematian.

Nahh, untuk mengantisipasi kerugian keuangan yang muncul karena keadaan tersebut, Sobat bisa membeli polis asuransi jiwa supaya bisa mendapatkan uang pertanggungan. Asuransi jiwa ialah suatu kontrak kesepakatan di antara pemegang polis (tertanggung) dengan perusahaan asuransi (penanggung) di mana pihak perusahaan asuransi berjanji untuk memberi pembayaran yang didasarkan pada kematiannya tertanggung atau pembayaran yang didasari pada hidupnya tertanggung dengan manfaat yang besarnya sudah diputuskan dan/atau didasarkan dalam hasil pengelolaan dana. Asuransi ini akan membuat perlindungan tertanggung dari dampak kerugian finansial yang tidak terduga (unexpected financial loss) yang disebabkan karena seorang bila alami kematian tiba-tiba, cacat tetap keseluruhan, atau kondisi tidak produktif (terlalu tua atau hidupnya terlalu lama) sehingga menyebabkan kehilangan sumber pendapatan.

Asuransi jiwa mempunyai manfaat yang berbeda. Oleh karenanya, ada banyak beberapa jenis asuransi jiwa yang penting untuk Sobat Sikapi ketahui. Yuk simak beberapa jenis asuransi jiwa berikut:

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Semua produk asuransi jiwa berjangka memberi pertanggungan selama satu periode waktu tertentu yang disebutkan periode waktu polis (policy term), Seperti asuransi jiwa aia sebagai salah satu contohnya. Manfaat polis asuransi ini bisa dibayarkan hanya apabila:

(1) Tertanggung wafat dalam periode waktu yang sudah diputuskan, dan

(2) polis masih berlaku (in force) saat Tertanggung wafat.

Bila Tertanggung masih hidup sampai usainya jangka waktu yang sudah diputuskan, maka polis itu akan memberikan hak ke pemegang polis untuk melanjutkan pertanggungan asuransi jiwa. Bila pemegang polis tidak melanjutkan pertanggungan tersebut, maka polis akan berakhir dan perusahaan asuransi tidak berkewajiban untuk memberikan pertanggungan selanjutnya.

Adapun beberapa jenis pertanggungan asuransi jiwa berjangka ialah:

a. Asuransi Jiwa Berjangka Dengan Uang Pertanggungan Tetap (Level Term Life Insurance) yakni memberikan manfaat kematian dengan jumlah yang serupa selama periode waktu polis tersebut.

b. Asuransi Jiwa Berjangka Dengan Uang Pertanggungan Menurun (Decreasing Term Life Insurance) yakni memberikan manfaat kematian yang nilainya turun sepanjang jangka waktu pertanggungan. Manfaat polis ini diawali dengan suatu nilai pertanggungan yang sudah diputuskan dan turun selama periode waktu pertanggungan sesuai sistem yang diperjelas dalam polis.

c. Asuransi Jiwa Berjangka Dengan Uang Pertanggungan Meningkat (Increasing Term Life Insurance) yakni memberikan suatu manfaat kematian yang diawali di suatu nilai dan bertambah dengan nilai atau prosentase tertentu pada jeda yang sudah diputuskan selama jangka waktu polis.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Asuransi ini mempunyai 2 (dua) ciri-ciri yakni:

1. Memberikan pertanggungan seumur hidup ke Tertanggung selama polis masih berlaku (in force); dan

2. Memberikan pertanggungan asuransi dan memiliki kandungan elemen tabungan.

Adapun beberapa jenis pertanggungan asuransi jiwa seumur hidup ialah:

a. Asuransi Jiwa Seumur Hidup Tradisional (Traditional Whole Life Insurance)

Jenis asuransi ini memberikan pertanggungan seumur hidup dengan ongkos premi tetap (level premium rate) yang tidak bertambah sejalan dengan pertambahan umur Tertanggung.

b. Last Survivor Life Insurance

Jenis asuransi ini dikatakan sebagai second-to-die life insurance, yang disebut jenis asuransi jiwa seumur hidup kombinasi di mana manfaat polisnya cuman dibayar sesudah ke-2 orang Tertanggung polis tersebut wafat. Premi asuransi jiwa ini cuman dibayarkan sampai Tertanggung pertama wafat atau premi bisa dibayar sampai ke-2 Tertanggung wafat. Asuransi ini didesain khusus terutama untuk memberikan pertanggungan ke pasangan menikah yang ingin mempunyai dana untuk membayar pajak harta warisan (estate taxes) yang dipakai setelah mereka wafat.

c. Asuransi Jiwa Seumur Hidup Gabungan (Joint Whole Life Insurance)

Jenis asuransi ini mempunyai fitur dan manfaat yang sama dengan asuransi jiwa seumur hidup untuk pribadi kecuali jika asuransi ini menanggung dua jiwa dalam polis yang sama, sering disebut first-to-die life insurance karena setelah kematian salah seorang dari Tertanggung, manfaat kematian dalam polis akan dibayar ke Tertanggung yang hidup dan pertanggungan polis selesai.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)

Jenis asuransi ini memberikan suatu jumlah manfaat tertentu apa Tertanggung hidup sampai akhir periode waktu pertanggungan atau mening­gal selama periode waktu pertanggungan. Setiap polis asuransi jiwa dwiguna mempunyai tanggal jatuh tempo (maturity date), yakni tanggal pembayaran uang pertanggungan oleh perusahaan asuransi ke pemegang polis bila Tertanggung masih hidup. Tanggal jatuh tempo akan tercapai di akhir suatu periode waktu yang sudah diputuskan, atau saat Tertanggung menca­pai umur yang sudah diputuskan.

4. Asuransi Unit Link

Asuransi unit link merupakan asuransi yang menyatukan manfaat asuransi dengan investasi. Premi yang dibayar akan didistribusikan ke dua proses pengendalian yang terpisah yakni pengendalian premi dasar untuk kebutuhan perlindungan dan pengendalian premi investasi. Premi Investasi diatur oleh Manager Investasi atau ahli investasi perusahaan. Dengan membeli produk unit link, seorang Tertanggung bisa mendapat manfaat perlindungan asuransi sekalian imbal hasil atas investasi Produk unit link di Indonesia biasanya diadakan oleh beberapa perusahaan asuransi jiwa.

Penutup

Nahh guys, itu dia beberapa jenis asuransi jiwa yang ada di Indonesia, cukup bervariatif kan? Tentu saja, perlu untuk Sobat Sikapi ingat jika sebelum membeli polis asuransi jiwa, kunjungi asuransijiwa.xyz untuk informasi lebih lanjut terkait. sobat wajib buat memahami lebih dulu produk asuransi jiwa yang hendak dipilih. Disamping itu itu, pastikan jika perusahaan asuransi yang Sobat tentukan sudah tercatat dan dipantau oleh OJK agar kamu tidak mengalami kerugian yang tidak diharapkan.